Tentang POSDAYA

Tags: ,

Latar Belakang

POSDAYA dibentuk sebagai amanat Kongres Pembangunan Manusia Indonesia tahun 2006 di Jakarta. Kongres tersebut diselenggarakan atas dasar kekhawatiran Pemerintah terhadap beberapa phenomena negatif yang tumbu dan berkembang di Indonesia, diantaranya:

  1. Angka pertumbuhan penduduk 1.3 Juta per tahun
  2. Angka kematian ibu hamil dan melahirkan
  3. Angka kematian disebabkan penyakit HIV/AIDS, malari, flu burung dan penyakit lainnya
  4. Angka anak dengan gizi buruk
  5. Angka anak sekolah dengan buta aksara

 

Pengertian

POSDAYA kependekan dari Pos Pemberdayaan Keluarga, POSDAYA adalah forum silaturahmi, advokasi, komunikasi, edukasi, sekaligus bisa dikembangkan menjadi wadah kordinasi kegiatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu. Dalam hal-hal tertentu bisa juga menjadi wadah pelayanan keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluarga secara berkelanjutan dalam berbagai bidang utamanya agama, pendidikan, kesehatan, wirausaha dan lingkungan hidup, sehingga keluarga secara harmonis bisa tumbuh mandiri di desanya

Tujuan

Tujuan diselenggarakannya POSDAYA adalah;

  1. Menghidupkan dukungan social budaya seperti gotong royong.
  2. Terpeliharanya infrastruktuk social kemasyarakatan yang terkecil dan solid yaitu keluarga
  3. Terwujudnya lembaga social dengan keanggotaan dan partisipasi keluarga di desa yang dinamis

 

Sasaran dan Jenis Kegiatan berdasarkan Fungsi Keluarga

  1. Peningkatan kepedulian dan komitmen pemimpin atau sesepuh masyarakat pada umumnya.
  • Sasaran : Para aparat desa, sesepuh masyarakat, masyarakat ekonomi kuat, dan ulama
  • Kegiatan : Advokasi (membantu, mendampingi atau memmfasilitasi) masyarakat untuk mendapatkan petunjuk, dukungan sehingga tercipta kebersamaan
  1. Pemberdayaan fungsi keagamaan dan budi pekerti
  • Sasaran : Keluarga yang kurang atau tidak tahu sama sekali tentang pentingnya peran agama dalam keluarga
  • Kegiatan : menyelenggaraka kegiatan keagamaan, seperti pengajian rutin dan juga explorasi potensi kegiatan keagamaan lain yang bisa dilaksanakan
  1. Pemberdayaan fungsi KB dan kesehatan
  • Sasaran : Keluarga yang memiliki anak balita, ibu menyusui, hamil atau baru melahirkan
  • Kegiatan : Pembinaan keluarga tersebut dengan mengintesifkan atau menambah program POSYANDU
  1. Pemberdayaan fungsi pendidikan
  • Sasaran : anak anak usia sekolah yang tidak bisa mengenyam pendidikan wajib 12 tahun
  • Kegiatan : mengembangkan kursus kursus paket A, B dan C atau kursus keterampilan
  1. Pemberdayaan fungsi kewirausahaan
  • Sasaran : Keluarga yang memiliki akses pekerjaan yang terbatas
  • Kegiatan : Mengadakan kerjasama dengan para pengusaha disekitar baik untuk magang sebagai bekal pengalaman ataupun untuk membuka akses pekerjaan yang layak
  1. Pemberdayaan lingkungan hidup dan keluarga bergizi
  • Sasaran : Keluarga yang memiliki ruang kosong atau pengembangan lingkungan alam lainnya
  • Kegiatan : mensponsori penggunaan lahan kosong produktif dan pemeliharaan lingkungan yang bersih, nyaman dan sejuk

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *